Logo
Loading...

Pelayanan Rawat Inap

Terakhir Diperbarui : Selasa, 12 Agustus 2025
Dilihat : 158 Kali
Bagikan Layanan

๐Ÿ“ŒTujuan

  • ๐Ÿฅ Memberikan pelayanan rawat inap yang aman, bermutu, terjangkau, dan sesuai standar bagi pasien di wilayah kerja Puskesmas.
  • ๐Ÿ’“ Menjamin kontinuitas pelayanan kesehatan dari rawat jalan ke rawat inap hingga rujukan.
  • โฑ Mempercepat penanganan kasus gawat darurat dan kasus observasi yang membutuhkan perawatan sementara.
  • ๐ŸŽฏ Mendukung pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) kesehatan dan indikator kinerja program kesehatan.

๐Ÿ‘ฅSasaran

  • Pasien yang membutuhkan perawatan sementara atau observasi.
  • Pasien dengan penyakit menular yang memerlukan isolasi sementara (misalnya DBD, malaria, gastroenteritis).
  • Pasien dengan penyakit tidak menular yang memerlukan monitoring ketat.
  • Kelompok rentan (bayi, balita, ibu hamil, lansia).

๐Ÿ“ŠKinerja (Indikator)

  • ๐Ÿ› Tingkat hunian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR).
  • โณ Rata-rata lama rawat (Length of Stay/LOS).
  • โœ… Persentase pasien yang sembuh atau membaik saat pulang.
  • ๐Ÿ“„ Kepatuhan pengisian rekam medis rawat inap.
  • ๐Ÿ˜Š Tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan rawat inap.

๐Ÿ†Hasil yang Diharapkan

  • ๐Ÿ“‰ Penurunan angka rujukan yang tidak perlu.
  • ๐Ÿ’Š Pasien mendapatkan perawatan optimal sesuai kasus.
  • ๐Ÿ“ˆ Meningkatnya kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Puskesmas.
  • ๐Ÿ—‚ Data rawat inap yang valid untuk analisis epidemiologi dan perencanaan program kesehatan.

๐Ÿ› ๏ธRuang Lingkup Kegiatan

a. Penerimaan dan Penatalaksanaan Pasien

  • Triage dan penempatan pasien di ruang perawatan sesuai diagnosis.
  • Monitoring tanda vital, pemberian obat, dan tindakan medis.
  • Edukasi pasien dan keluarga terkait penyakit dan perawatan.

b. Pelayanan Medis dan Keperawatan

  • Perawatan 24 jam dengan pengawasan tenaga medis/perawat.
  • Penanganan kasus gawat darurat hingga stabilisasi.
  • Pelayanan kebidanan untuk ibu bersalin risiko rendah.

c. Pelayanan Penunjang

  • Pemeriksaan laboratorium, farmasi, gizi pasien rawat inap.
  • Fisioterapi sederhana bila diperlukan.

d. Manajemen Mutu dan Keselamatan Pasien

  • Penerapan SOP pelayanan rawat inap.
  • Pencegahan infeksi nosokomial.
  • Audit kasus dan evaluasi mutu pelayanan.