🎯Tujuan
- 👥 Meningkatkan peran serta aktif masyarakat dalam menjaga dan meningkatkan derajat kesehatannya sendiri.
- ✅ Mengembangkan kemitraan antara Puskesmas, masyarakat, dan lintas sektor.
- 📈 Mengoptimalkan potensi lokal sebagai kekuatan dalam upaya promotif dan preventif.
- 🧩 Membangun kemandirian masyarakat melalui pembentukan kader, forum, dan program UKBM (Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat).
📊Penjabaran Kinerja
a. Pemetaan Sosial dan Potensi Masyarakat
- Identifikasi tokoh masyarakat, kelompok potensial, dan kebutuhan masyarakat di wilayah kerja.
- Pendataan UKBM (Posyandu, Posbindu, Posyandu Remaja, dll).
b. Pembentukan dan Pembinaan Kader
- Rekrutmen kader kesehatan secara partisipatif.
- Pelatihan kader (gizi, PHBS, imunisasi, kesehatan ibu dan anak, dll).
- Pendampingan dan supervisi rutin kegiatan kader.
c. Kemitraan Lintas Sektor
- Koordinasi dan kolaborasi dengan tokoh agama, kepala desa, organisasi sosial, sekolah, dll.
- Pembentukan forum kesehatan desa/kelurahan dan musyawarah masyarakat desa (MMD).
d. Monitoring, Evaluasi, dan Tindak Lanjut
- Evaluasi kinerja kader dan keberfungsian UKBM.
- Penyusunan laporan pemberdayaan masyarakat.
- Tindak lanjut hasil MMD (musyawarah masyarakat desa) dan kegiatan masyarakat.
📈Hasil yang Diharapkan
- 👥 Masyarakat aktif dalam menjaga kesehatan secara mandiri.
- 🧑⚕️ Kader kesehatan aktif, kompeten, dan didampingi secara berkala.
- 🏘️ UKBM berjalan secara rutin dan sesuai standar (contoh: Posyandu aktif setiap bulan).
- 🤝 Kemitraan lintas sektor terbangun melalui forum dan dukungan terhadap program kesehatan.
- 📊 Peningkatan indikator kesehatan berbasis masyarakat (PHBS, imunisasi, gizi, dll).