Logo
Loading...

Perkuat Komitmen Bersama Cegah dan Tangani Stunting di Kecamatan Selayar

Oleh : Admin OPD
Terbit : Selasa, 26 Agustus 2025
Pukul : 17:10 WIB
Dilihat : 365 Kali
Bagikan Berita Ini
Perkuat Komitmen Bersama Cegah dan Tangani Stunting di Kecamatan Selayar

Penuba, 26 Agustus 2025 – UPT Puskesmas Penuba menggelar kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor Tribulanan Ke-III sebagai bentuk evaluasi program kesehatan dan penguatan kerja sama antar sektor dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kecamatan Selayar. Kegiatan ini berlangsung di Balai PKK Desa Penuba dan dihadiri oleh berbagai perwakilan instansi, tokoh masyarakat, pemerintah desa, serta unsur TNI/Polri.

Acara dibuka dengan kata sambutan dari Camat Selayar, Bapak Abdul Kamar, yang menekankan pentingnya peran aktif lintas sektor dalam penanganan stunting. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa penurunan angka stunting tidak dapat dilakukan oleh sektor kesehatan saja, melainkan harus menjadi tanggung jawab bersama.

Selanjutnya, Kepala UPT Puskesmas Penuba, Bapak Herman, juga menyampaikan sambutan dan apresiasi atas partisipasi semua pihak. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program kesehatan sangat bergantung pada dukungan lintas sektor dan masyarakat.

Pemaparan Program dan Inovasi
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian capaian USPM Semester II tahun 2025, yang memuat evaluasi berbagai indikator program kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Penuba. Salah satu fokus utama adalah masih adanya kasus balita stunting di beberapa desa yang perlu penanganan lebih intensif.

Dalam sesi berikutnya, UPT Puskesmas Penuba juga memperkenalkan dua inovasi daerah, yakni:

  • GEDOR MASA (Gerakan Dokter Masuk Desa): program yang mengedepankan kunjungan dokter langsung ke desa-desa terpencil untuk pemeriksaan dan edukasi kesehatan.
  • SECANTING (Selayar Cegah Stanting): gerakan kolaboratif yang melibatkan lintas sektor dan masyarakat dalam pencegahan stunting sejak dini melalui edukasi, intervensi gizi, dan pelibatan aktif posyandu.

Setelah itu, dilakukan pemaparan data stunting terkini di Kecamatan Selayar, yang menunjukkan adanya penurunan dibanding semester sebelumnya, namun masih perlu upaya lanjutan di desa-desa dengan kasus stunting tertinggi.

Diskusi dan Rencana Tindak Lanjut
Dalam sesi diskusi dan tanya jawab, para peserta lokakarya menyampaikan berbagai pandangan, kendala lapangan, serta usulan program bersama untuk mempercepat penurunan stunting.

Sebagai hasil dari diskusi, disepakati beberapa rencana tindak lanjut, antara lain:

  1. Pembentukan Klinik Stunting Kecamatan Selayar sebagai pusat layanan terpadu balita dengan masalah gizi.
  2. Kunjungan bersama lintas sektor ke posyandu untuk penguatan pemantauan tumbuh kembang anak.
  3. Gotong royong bersama lintas sektor di desa-desa sebagai bentuk kolaborasi nyata dalam menciptakan lingkungan sehat.
  4. Pemberian PMT (Pemberian Makanan Tambahan) berupa telur setiap bulan di posyandu untuk balita berisiko stunting.
  5. Pelibatan aktif desa dalam rujukan balita stunting, khususnya dalam hal transportasi dan pendampingan ke fasilitas layanan kesehatan.

Kegiatan ini ditutup dengan semangat dan komitmen bersama untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan Kecamatan Selayar yang sehat, bebas stunting, dan berdaya saing.

Pencarian Judul